Yohanes 6:40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
Monday, August 29, 2011
Spiritual Disciplines for the Christian Life.
Spiritual erat kaitannya dengan nilai kebajikan dan nilai kebajikan tertinggi yang populer dengan istilah kesalehan. Kesalehan senantiasa diwarnai oleh situasi zaman yang dihadapi dan sepanjang masa hadir tokoh spiritualisme Kristen dalam pemahaman teologi Kristen dalam masanya.
Spritualisme selalu berkaitan erat dengan kehidupan disiplin rohani yang membentuk pribadi seseorang bertumbuh dalam kehidupan rohani yang diharapkan lebih bermakna.
Spitualisme Kristen di Amerika yang kuat dipengaruhi kalangan puritan. Kesalehan yang erat dengan disiplin diperngaruhi oleh yang bersifay internal dan eksternal. Pengaruh internal dalam menempuh kesalehan antara lain: meditasi, doa, puasa dan studi sedangan eksternal diantaranya: kesederhanaan, kesendirian/perenungan, ketundukan, penatalayanan, penginjilan.
Secara keseluruhan, buku ini ditulis dengan baik dan berlaku untuk berjalan kehidupan beriman bagi orang Kristen. Pengkaji setuju dengan disiplin dipilih untuk buku ini. Tidak ada disiplin yang lebih penting daripada asupan konsisten, meditasi dan doa Firman Tuhan. Tanpa ini, disiplin ilmu lain tidak mungkin. Orang, terutama Amerika, selalu ingin "sistem," sangat mudah dan jenis yang disebutkan sebelumnya banding Alkitab program studi dengan kebutuhan yang berbeda. Membaca setiap hari namun sederhana dari Alkitab tetap cara yang paling efektif untuk belajar isinya. Juga bab tentang doa dan keheningan yang sangat bermakna dan menginsafkan. Sejauh diam, yang tidak melihat "suara" luar biasa hening, setelah semua kebisingan perifer telah berhenti? Bagi mereka yang telah dibesarkan dalam tahun 1960 tambahan-sensorik merangsang - 1990, kesunyian dipandang hampir sebagai musuh. Namun, kita tidak pernah bisa mendengar suara kecil masih Tuhan sampai kita mematikan suara dunia dan menyendiri dengan-Nya. Mungkin kebisingan adalah senjata setan yang terbesar yang digunakan secara teratur.
Hal yang perlu disimak cukup cermat adalah dimana penulis membandingkan antara puasa yang dilakukan oleh Nabi Musa, Nabi Elia dan Tuhan Yesus Kristus. Bila mengamati Kitab Ibrani maka posisi Yesus Tuhan jauh lebih tinggi daripada Musa dan Elia sebab Dia adalah Firman yang menjadi manusia dan memiliki gelar kemuliaan sebagai Anak Tunggal Allah yang ada dipangkuan Bapa.
Sesuatu yang bernilai adalah kehidupan Kristen yang seimbang dan selaras dengan kehendak Bapa. Iman Kristen yang hidup oleh kasih karunia kamu diselamatkan, itu bukan hasil usaha dan pekerjaan manusia namun di sisi lain barang siapa yang mengikuti Yesus, dia wajib memikul salib, menyankal diri dan iring Yesus dengan segenap hatinya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment